American Fuzzy Lop kelinci adobrable
Breeder yg bernama Patty Grrene menemukan gen resesif yg selanjutnya dikembangkan pada kelinci HL. (Dimana secara teori menghasilkan 25% keturunan HL dengan bulu panjang), yang akhirnya dikenal sebagai American Fuzzy Lop. Biasanya pada AF (American Fuzzy) senior/dewasa harus memiliki bulu yg padat namun tidak felting (bukan tipe bulu angora), sehingga memudahkan pemiliknya untuk merawatnya (grooming), biasanya panjang minimal mencapai 1,5 - 2,5 Inch dan yang memiliki panjang 2 inchi akan lebih ok. Sedangken untuk AF junior, bulunya lebih sedikit sehingga nampak lebih lembut (mirip bulu kelinci angora), kelembutan bulunya menyebabkan jadi mudah sut-kusut (gundet/gimbal) jadi harus sering disisir agar tidak kusut sekaligus terjadi perenggangan dan pada usia 6 bulanan bulu lembut tadi harus molting yg selanjutnya bulu berganti dengan tekstur AF senior.










